RADARCIAMIS.COM— Pelatih timnas Indonesia John Herdman lindungi Jay Idzes dari risiko cedera parah hingga izinkan absen di FIFA Matchday Juni 2026.
Timnas Indonesia harus menghadapi FIFA Matchday Juni 2026 tanpa kehadiran salah satu pilar terpentingnya.
Kapten skuad Garuda, Jay Idzes, dipastikan absen dalam dua laga internasional melawan Oman dan Mozambik yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 dan 9 Juni mendatang.
Keputusan tersebut diambil setelah bek berusia 25 tahun itu mengalami cedera saat memperkuat klubnya, Sassuolo, pada pekan terakhir Serie A Italia musim 2025/2026.
BACA JUGA: Bikin Adem, Bos Persib Berterima Kasih kepada Persija Jakarta dan Borneo FC
Dalam pertandingan tersebut, Idzes sempat tampil sebagai starter sebelum akhirnya harus meninggalkan lapangan lebih cepat pada menit ke-54 akibat mengalami masalah fisik.
Situasi itu langsung menjadi perhatian tim pelatih Timnas Indonesia. Namun alih-alih memaksakan sang kapten bergabung dengan skuad Garuda, pelatih kepala John Herdman memilih mengambil langkah yang lebih bijak dengan memberikan kesempatan kepada Idzes untuk fokus menjalani proses pemulihan.
John Herdman mengungkapkan bahwa komunikasi intensif telah dilakukan bersama Jay Idzes, tim medis Timnas Indonesia, dan pihak Sassuolo dalam beberapa pekan terakhir.
Dari hasil koordinasi tersebut, seluruh pihak sepakat bahwa pemulihan pemain harus menjadi prioritas utama.
“Ya, saya berbicara dengan Jay. Kami telah melakukan banyak percakapan selama sebulan terakhir dengan tim medis dan dengan Sassuolo,” terang John Herdman di Stadion Madya, Jakarta pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Pelatih asal Inggris itu menilai keputusan tim medis Sassuolo untuk menarik keluar Idzes saat pertandingan berlangsung merupakan langkah yang tepat.
Menurutnya, tindakan tersebut penting untuk mencegah cedera berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Meski demikian, Herdman membawa kabar yang cukup melegakan bagi publik sepak bola Indonesia.
Ia menyebut cedera yang dialami Idzes tidak tergolong berat, sehingga peluang sang pemain untuk kembali tampil dalam kondisi terbaik dalam waktu dekat masih terbuka lebar.
Karena alasan itulah, Herdman tidak ingin mengambil risiko dengan memanggil Idzes ke Jakarta dalam kondisi yang belum sepenuhnya pulih.
Baginya, memaksakan seorang pemain tampil saat masih menyimpan masalah fisik justru dapat memperlambat proses penyembuhan dan berdampak terhadap performanya di masa mendatang.
Mantan pelatih Timnas Kanada tersebut menegaskan bahwa jeda internasional bukan hanya menjadi momen bagi pemain untuk membela negara, tetapi juga kesempatan untuk memastikan kondisi fisik mereka benar-benar siap menghadapi agenda berikutnya.
Ketika seorang pemain membawa masalah kebugaran atau cedera, pemulihan harus menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.
Lebih jauh, Herdman menilai Jay Idzes telah memberikan kontribusi luar biasa bagi perjalanan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Kepemimpinan, dedikasi, dan konsistensinya di lini belakang menjadikan bek Sassuolo itu sebagai salah satu sosok paling berpengaruh di skuad Garuda.
Atas dasar itu, Herdman merasa sudah saatnya tim memberikan ruang kepada Idzes untuk beristirahat dan memulihkan kondisi secara maksimal.
Menurutnya, menghormati kebutuhan fisik pemain merupakan bentuk apresiasi atas pengorbanan yang selama ini diberikan untuk Timnas Indonesia.
Absennya Idzes memang menjadi kehilangan besar bagi Garuda dalam dua laga FIFA Matchday mendatang.
Namun keputusan tersebut menunjukkan komitmen tim pelatih untuk menjaga aset berharga Timnas Indonesia dalam jangka panjang.
Kini, perhatian publik tertuju pada proses pemulihan Jay Idzes.
Jika berjalan sesuai rencana, kapten Garuda itu diharapkan bisa kembali memimpin lini pertahanan Indonesia dalam agenda-agenda penting berikutnya, termasuk persiapan menghadapi kompetisi dan turnamen internasional yang lebih besar di masa depan.



