RADARCIAMIS.COM— Kebersamaan Persib Bandung dengan Layvin Kurzawa resmi berakhir setelah kompetisi BRI Super League 2025/2026 usai.

Bek kiri yang pernah memperkuat Paris Saint-Germain (PSG) itu tidak mendapatkan perpanjangan kontrak setelah membantu Maung Bandung meraih gelar juara liga.

Meski hanya menjalani setengah musim bersama Persib, jejak yang ditinggalkan Kurzawa dinilai tidak sekadar tercermin dari statistik di atas lapangan.

Pengalaman dan budaya profesional yang dibawanya dari Eropa disebut menjadi warisan berharga bagi skuad Pangeran Biru, terutama bagi para pemain muda.

BACA JUGA: Bertemu JDT, Bos Persib Komentari Hasil Drawing ACC Shopee Cup 2026-2027, Ujian Persib Ideal Menuju Asia

Selama mengenakan seragam Persib, pemain asal Prancis tersebut tampil dalam tujuh pertandingan dan menyumbang satu assist penting saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Namun, kontribusinya diyakini jauh melampaui catatan angka.

Kepergian Kurzawa lebih dulu diumumkan melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahan tersebut, ia mengungkapkan bahwa lima bulan yang dijalaninya di Indonesia menjadi pengalaman yang sangat berkesan.

Ia merasa menemukan negara yang luar biasa, klub yang penuh gairah, serta dukungan suporter yang membuatnya merasakan sambutan hangat sejak hari pertama.

Mantan pemain PSG itu juga mengakui sebenarnya masih ingin melanjutkan kebersamaannya bersama Persib.

Namun, ia memahami bahwa keputusan dalam dunia sepak bola tidak sepenuhnya berada di tangan pemain.

Karena itu, Kurzawa memilih menerima keputusan klub dengan penuh rasa hormat dan meninggalkan Bandung dengan kenangan indah serta rasa syukur atas perjalanan yang telah dilalui.

Bos Persib yang juga Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang diberikan Kurzawa selama lima bulan terakhir.

Menurutnya, masa kerja sama memang telah berakhir sesuai durasi kontrak yang disepakati sejak awal.

Adhitia menjelaskan bahwa komunikasi dengan pihak pelatih, termasuk Igor Tolic, masih terus berjalan.

Namun, ia menegaskan bahwa manajemen ingin menyampaikan terima kasih atas kontribusi positif yang telah diberikan sang pemain selama membela Persib.

Tak Sekadar Bermain, Kurzawa Tinggalkan Mentalitas Eropa di Persib

Meski kesempatan bermainnya tidak terlalu banyak, pengaruh Kurzawa di dalam tim disebut sangat terasa.

Adhitia menilai eks pemain Timnas Prancis itu menghadirkan kultur profesional khas Eropa yang membawa dampak positif bagi atmosfer ruang ganti.

Menurutnya, kehadiran Kurzawa bukan hanya membantu tim di atas lapangan, melainkan juga memberikan teladan dalam hal disiplin, cara berpikir, serta profesionalisme yang bisa menjadi pembelajaran bagi para pemain muda Persib.

Adhitia menambahkan bahwa pengalaman dan mentalitas yang dimiliki Kurzawa membantu para pemain muda memahami bagaimana standar serta pola pikir pesepak bola di Eropa.

Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Persib untuk terus berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.

Walau hanya singgah selama setengah musim, Layvin Kurzawa meninggalkan jejak yang sulit diukur dengan statistik semata.

Bagi Persib, sosok mantan bintang PSG itu telah menghadirkan lebih dari sekadar kontribusi di lapangan, melainkan juga warisan budaya sepak bola modern yang akan terus membekas di ruang ganti Maung Bandung.

“Kontribusi dia di dalam dan di luar lapangan berasa banget, tidak sekadar main di lapangan, kontribusi juga memberikan kultur dan pendidikan yang bagus di dalam dressing room,” ujarnya.

“Dia kan bawa kultur Eropa yang bagus pemain-pemain muda kita juga jadi punya pemahaman yang bagus tentang mindset di Eropa,” kata Bos Persib Bandung.