
RADARCIAMIS.COM— Persib Maung Bandung memasuki fase paling menentukan dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/26. Untuk itu Persib akan melakoni laga El Clasico Persija vs Persib yang jadi penentu gelar.
Di tengah tekanan persaingan ketat dengan Borneo FC, Andrew Jung menatap duel Persija vs Persib sebagai panggung wajib menang untuk menjaga mimpi juara tetap menyala.
Persib Bandung memasuki tikungan terakhir perburuan gelar BRI Super League 2025/26 dengan tekanan yang tak lagi memberi ruang untuk kesalahan.
Tiga pertandingan tersisa menjadi penentu nasib Maung Bandung, dan langkah pertama yang harus dilewati adalah duel panas melawan rival klasik, Persija Jakarta, pada pekan ke-32.
Laga sarat gengsi itu bukan sekadar pertarungan dua tim besar dengan sejarah panjang rivalitas.
Lebih dari itu, pertandingan ini menjadi duel bernilai tinggi dalam perebutan mahkota juara yang kini memanas di papan atas klasemen.
Persib saat ini masih berdiri di puncak klasemen dengan koleksi 72 poin.
Meski memiliki angka yang sama dengan Borneo FC Samarinda, tim asuhan Bojan Hodak berada di posisi teratas berkat keunggulan head-to-head.
Situasi tersebut membuat kemenangan atas Persija menjadi harga mati, terutama ketika Borneo FC juga berpeluang meraup poin penuh saat menghadapi Bali United FC pada pekan yang sama.
Di tengah misi besar mempertahankan takhta, Persib mendapat suntikan motivasi dari penyerang andalannya, Andrew Jung.
Bomber asal Prancis itu menatap duel kontra Persija dengan antusiasme tinggi karena untuk pertama kalinya ia berkesempatan merasakan atmosfer penuh laga klasik tersebut, setelah sebelumnya harus menepi akibat cedera pada pertemuan putaran pertama.
“Ini akan jadi yang pertama kalinya karena saya melewatkan pertandingan di sini (di GBLA) karena cedera. Saya harap bisa bermain di laga ini dan menang, saya tahu ini big match, kita semua ingin memenangkan laga ini,” ujar Andrew Jung.
Andrew Jung disebut sangat termotivasi untuk tampil maksimal dalam pertandingan besar itu.
Ia memandang duel melawan Persija sebagai salah satu laga paling penting musim ini, bukan hanya karena rivalitas yang melekat, tetapi juga karena besarnya dampak pertandingan terhadap kans juara Persib.
Tekad Andrew Jung pun sangat jelas: membantu Maung Bandung mengamankan kemenangan dan sekaligus memupus harapan Persija untuk ikut berbicara dalam perebutan gelar.
Bagi sang striker, tiga pertandingan sisa harus dituntaskan dengan hasil sempurna jika Persib ingin memastikan trofi tetap berada di Bandung.
Pandangan itu menggambarkan mentalitas yang kini tertanam kuat di ruang ganti Persib—fokus penuh pada kemenangan tanpa menghitung hasil tim pesaing.
Formula juara bagi Pangeran Biru kini sederhana: sapu bersih seluruh laga tersisa, maka trofi akan datang dengan sendirinya.
Setelah bentrok dengan Persija, Persib masih harus menghadapi dua ujian lain, yakni melawan PSM Makassar dan Persijap Jepara.
Namun, bagi Jung dan kolega, fokus sepenuhnya kini tertuju pada satu laga terdekat yang bisa menentukan arah musim: menaklukkan Macan Kemayoran.
Di atas lapangan nanti, duel ini bukan hanya tentang gengsi. Ini adalah pertarungan harga diri, ambisi, dan peluang terakhir menuju puncak kejayaan.
Persib ingin menjaga singgasana, Persija datang membawa mimpi, dan Andrew Jung bersiap menjadi tokoh utama dalam laga yang bisa mengubah segalanya.




