RADARCIAMIS.COM— Bos Persib berterima kasih kepada Persija Jakarta dan Borneo FC saat Persib meraih gelar juara ke-5 di Liga Indonesia.

Persib Bandung kembali menegaskan dominasinya di sepak bola nasional.

Klub kebanggaan Jawa Barat itu mencatatkan sejarah baru sebagai tim pertama yang mampu menjuarai kompetisi kasta tertinggi Indonesia selama tiga musim berturut-turut di era modern.

Kesuksesan tersebut sekaligus mengantarkan Maung Bandung meraih gelar kelima dan menyematkan lima bintang di atas lambang klub.

BACA JUGA: Bernardo Tavares Puji Francisco Rivera, Persebaya Amankan Jenderal Lapangan Tengah untuk Tiga Musim

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan menyambut pencapaian bersejarah itu dengan penuh rasa syukur.

Baginya, keberhasilan mempertahankan gelar dan menorehkan rekor baru menjadi bukti bahwa Persib mampu menjaga standar performa di level tertinggi dalam beberapa musim terakhir.

Adhitia Putra Herawan menuturkan bahwa seluruh jajaran klub sangat bersyukur karena Persib kembali keluar sebagai juara dan berhasil menciptakan sejarah sebagai tim pertama yang mengoleksi lima bintang di kompetisi nasional.

Menurut Bos Persib Bandung ini, keberhasilan tersebut tidak lahir secara instan.

Gelar juara diraih melalui proses panjang yang dibangun di atas fondasi konsistensi, kerja keras, serta dukungan dari berbagai pihak yang terus mengawal perjalanan tim sepanjang musim.

Ia menilai, kekuatan terbesar Persib Bandung dalam beberapa musim terakhir adalah semangat “juara bersama”.

Filosofi tersebut membuat seluruh elemen yang berada di sekitar klub bergerak dalam tujuan yang sama, yakni membawa Persib Bandung mencapai prestasi tertinggi.

Adhitia Putra Herawab menjelaskan bahwa dukungan terhadap Persib datang dari berbagai lapisan, mulai dari pemain, pelatih, manajemen, hingga Bobotoh.

Tidak hanya itu, berbagai instansi dan pemangku kepentingan di Kota Bandung maupun Jawa Barat turut memberikan dukungan positif yang menciptakan suasana kondusif bagi perjalanan tim menuju tangga juara.

Musim ini, lanjutnya, menjadi salah satu musim yang penuh tantangan.

Persaingan ketat di papan atas membuat tekanan tidak hanya dirasakan oleh pemain dan tim pelatih, tetapi juga oleh manajemen klub yang terus bekerja di balik layar untuk memastikan stabilitas tim tetap terjaga hingga akhir kompetisi.

Karena itu, rasa lega baru benar-benar dirasakan setelah laga penentuan berakhir dan Persib resmi memastikan diri sebagai kampiun.

Di tengah euforia keberhasilan tersebut, Adhitia juga memberikan apresiasi kepada para rival yang turut menghadirkan persaingan sehat sepanjang musim.

Ia menilai kehadiran klub-klub kuat seperti Borneo FC dan Persija Jakarta telah membuat kompetisi semakin menarik dan berkualitas.

Menurutnya, atmosfer kompetisi yang kompetitif dan berjalan secara fair menjadi bukti bahwa sepak bola Indonesia terus berkembang ke arah yang lebih baik.

“Terima kasih telah menciptakan atmosfer kompetisi yang begitu luar biasa. Kita bisa menunjukkan kepada dunia bahwa Liga Indonesia itu liga yang kompetitif, fair, dan enggak ada aneh-aneh. Ketika semuanya fair, liga tuh berjalan sangat seru,” ujar Bos Persib Bandung ini.

Persaingan yang sehat, kata Adhitia, telah menunjukkan kepada publik bahwa Liga Indonesia mampu menghadirkan pertandingan berkualitas tinggi tanpa kontroversi yang merusak esensi olahraga.

Baginya, ketika seluruh peserta kompetisi menjunjung tinggi sportivitas dan profesionalisme, liga akan berjalan lebih menarik, kompetitif, dan mampu meningkatkan kualitas sepak bola nasional secara keseluruhan.

Keberhasilan Persib Bandung meraih hattrick juara bukan hanya menjadi pencapaian monumental bagi klub, tetapi juga simbol bahwa konsistensi, kolaborasi, dan dukungan penuh dari seluruh elemen sepak bola dapat melahirkan sejarah yang akan dikenang dalam perjalanan sepak bola Indonesia.