Home Nasional Syarat Masuk Sekolah Maung Jabar 2026, Usia Maksimal 21 Tahun dan Tanpa...

Syarat Masuk Sekolah Maung Jabar 2026, Usia Maksimal 21 Tahun dan Tanpa Zonasi

Simak syarat masuk Sekolah Maung Jabar 2026 wajib diketahui calon siswa. -Jabarprovgoid-

RADARCIAMIS.COM – Calon siswa Sekolah Maung (Manusia Unggul) di Jawa Barat wajib memenuhi sejumlah persyaratan.

Calon peserta didik yang bisa mendaftar merupakan lulusan SMP, MTs atau sederajat pada tahun berjalan maupun tahun sebelumnya. Usia pendaftar maksimal 21 tahun pada 1 Juli 2026.

Untuk jalur kompetensi akademik, peserta wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ketentuan tersebut tidak berlaku bagi calon siswa SMK.

Pendaftar juga harus memiliki prestasi atau potensi unggul. Penilaian dilakukan melalui beberapa dokumen pendukung.

Dokumen itu meliputi hasil Tes Potensi Akademik, rapor, sertifikat kejuaraan, hingga portofolio karya sesuai minat dan bakat. Bukti kegiatan akademik maupun non akademik turut menjadi pertimbangan seleksi.

Selain itu, calon siswa harus sudah tinggal di kabupaten atau kota di Jawa Barat minimal satu tahun. Ketentuan tersebut dibuktikan lewat kartu keluarga dan KTP. Program pendidikan ini dibuka tanpa sistem zonasi.

Pendaftar juga wajib melampirkan surat rekomendasi dari sekolah asal. Surat itu menerangkan bahwa calon murid memiliki prestasi dan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Daya Tampung Sekolah Maung Capai 21 Ribu Siswa

Pengumuman hasil seleksi Sekolah Maung dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni 2026. Siswa yang lolos seleksi wajib melakukan daftar ulang pada 9 hingga 10 Juni 2026.

Sekolah Maung menyiapkan daya tampung sebanyak 21 ribu siswa di berbagai SMA dan SMK negeri di Jawa Barat.

Peserta yang tidak lolos seleksi masih memiliki kesempatan mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap 1 atau tahap 2 di sekolah lain di luar Sekolah Maung.

Jadwal SPMB Jabar 2026

SPMB SMA dan SMK Jawa Barat 2026 mulai berlangsung pada 18 Mei 2026. Tahapan itu termasuk proses penerimaan di Sekolah Maung.

Pembagian akun pendaftaran dilakukan pada 18 sampai 22 Mei 2026. Setelah itu, pendaftaran Sekolah Maung dibuka pada 25, 26, 28 dan 29 Mei 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto menjelaskan terdapat tiga jalur penerimaan di Sekolah Maung.

Jalur potensi akademik mendapat kuota 10 persen. Kemudian jalur kompetensi akademik memperoleh kuota terbesar yakni 70 persen. Sementara jalur kompetensi nonakademik memiliki kuota 20 persen.

Purwanto menyampaikan bahwa Sekolah Maung tidak lagi menerapkan jalur zonasi dalam proses penerimaan siswa baru.

Pendaftaran Dilakukan Secara Online

Pendaftaran Sekolah Maung dilakukan secara daring melalui aplikasi resmi Sekolah Maung: https://maung.spmb.jabarprov.go.id

Calon siswa harus menggunakan akun pendaftaran yang sudah dibagikan sebelumnya.

Sebanyak 28 SMA negeri dan 13 SMK negeri dapat dipilih peserta saat proses pendaftaran berlangsung.