RADARCIAMIS.COM – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mendorong pemerintah mengangkat guru honorer menjadi aparatur sipil negara (ASN) secara bertahap.
Usulan tersebut disampaikan karena Indonesia dinilai sedang mengalami kekurangan tenaga pendidik di berbagai daerah.
Selain itu, pemerintah diminta memberi kepastian status dan kesejahteraan bagi para guru honorer di Indonesia.
Dilansir Disway.id, Cucun menilai pengangkatan guru menjadi ASN atau PNS penting dilakukan untuk menjawab kebutuhan tenaga pengajar nasional.
Namun, kebijakan itu tetap harus menyesuaikan kemampuan fiskal pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Menurutnya, aspek pendanaan menjadi tantangan utama dalam pengangkatan PPPK dan ASN di sektor pendidikan.
DPR Soroti Pentingnya Basis Data Guru
DPR meminta pemerintah memperbaiki basis data tenaga pendidik agar kebutuhan guru dapat dihitung secara akurat.
Data tersebut dinilai penting untuk memetakan kebutuhan riil guru di berbagai wilayah sekaligus menghitung beban fiskal dalam pembahasan APBN mendatang.
Basis data nantinya akan menjadi dasar penyusunan skema pengangkatan guru secara bertahap oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Kementerian Agama.
Menurut Cucun, masalah data guru masih menjadi persoalan sejak lama. DPR juga rutin menerima aspirasi dari tenaga pendidik terkait ketidakjelasan pendataan.
Guru Bersertifikasi Diusulkan Diprioritaskan
Cucun mengungkapkan masih ada guru bersertifikasi yang belum masuk dalam data penerima insentif. Kondisi itu dinilai perlu segera dibenahi pemerintah.
Dia juga mengusulkan mekanisme pengangkatan disesuaikan dengan pengalaman mengajar dan sertifikasi yang dimiliki guru.
Guru yang sudah lama mengabdi dan memiliki sertifikasi dinilai bisa diprioritaskan untuk pengangkatan langsung. Sementara guru baru tetap mengikuti proses seleksi sesuai aturan yang berlaku.
Kepastian Status Guru Jadi Sorotan
DPR berharap pemerintah segera menyusun skema yang memberikan kepastian status bagi guru honorer di Indonesia.
Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional sekaligus menjawab kebutuhan tenaga pengajar di berbagai daerah.



