
RADARCIAMIS.COM — Ribuan suporter memadati GBLA, Marc Klok dan Andrew Jung menegaskan tekad Persib menyapu bersih sisa laga demi menjaga asa meraih trofi Super League 2025/2026.
Atmosfer panas mulai terasa jauh sebelum peluit kick-off duel klasik antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada pekan ke-32 Super League 2025/26.
Jelang laga krusial yang akan digelar di Stadion Segiri, Minggu, 10 Mei 2026, Maung Bandung mendapat suntikan energi besar dari para pendukung setianya.
Ribuan Bobotoh memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api seusai sesi latihan taktikal tim pada Kamis, 7 Mei 2026.
BACA JUGA: Diky Candra Gantikan Tugas Viman Alfarizi, Soal Plt Sekda Kota Tasikmalaya Ini Jadwal Pengumumannya
Tribun Timur dan Utara dipenuhi lautan biru yang tak henti melantunkan chant dukungan, menciptakan atmosfer emosional yang menjadi bahan bakar tambahan bagi skuad racikan Bojan Hodak.
Dukungan masif tersebut disambut penuh apresiasi oleh kapten Persib Bandung Marc Klok.
Mewakili rekan-rekannya, Marc Klok menilai momen kebersamaan dengan Bobotoh itu sebagai salah satu pengalaman paling berkesan selama membela Persib.
Ia menyampaikan bahwa kehadiran ribuan suporter telah menghadirkan motivasi besar bagi tim untuk menghadapi laga yang menentukan arah perburuan gelar musim ini.
Semangat itu menjadi modal penting bagi Persib yang tengah berada di puncak klasemen sementara dengan koleksi 72 poin hingga pekan ke-31.
“Ini momen bagus dan keren selama lima tahun saya berada di Persib. Terima kasih kepada semua yang sudah hadir untuk kasih motivasi tinggi. Kami sangat mengapresiasi,” kata Marc Klok di hadapan Bobotoh.
Sementara Persija terus membayangi di papan atas dengan 65 poin, menjadikan pertemuan kedua tim bukan sekadar adu gengsi, tetapi juga pertarungan yang bisa menentukan peta persaingan juara.
Di tengah tingginya tensi pertandingan, penyerang Andrew Jung menegaskan kesiapan penuh untuk menghadapi duel sarat rivalitas tersebut.
Bomber asal Prancis itu menyambut antusias kesempatan pertamanya merasakan atmosfer laga yang kerap disebut sebagai El Clasico Indonesia, setelah pada pertemuan pertama musim ini harus absen akibat cedera.
Kini, dengan kondisi fisik yang telah pulih, Jung menegaskan seluruh pemain Persib sedang berada dalam jalur persiapan yang ideal.
Ia menilai tim fokus mematangkan taktik sepanjang pekan dengan satu target mutlak: meraih kemenangan dan menjaga peluang juara tetap terbuka lebar.
Menurutnya, Persib memahami betul bahwa menyapu bersih sisa pertandingan akan membawa mereka menuju tangga juara.
Soal kritik terhadap performa lini depan, Jung memilih merespons lewat kontribusi nyata di lapangan.
Ia menilai perdebatan tidak akan banyak berarti dibanding konsistensi performa.
Dengan catatan 16 gol dari 17 penampilan sebagai starter, produktivitasnya menjadi jawaban atas keraguan yang sempat muncul.
Meski demikian, ia tetap melihat ruang besar untuk terus berkembang dan memilih memusatkan perhatian sepenuhnya pada pertandingan terdekat.
Terkait pemindahan venue pertandingan ke Samarinda, Jung mengaku sempat berharap bisa merasakan atmosfer duel langsung di Jakarta.
Namun perubahan lokasi tak menggeser fokus utama tim. Baginya, target Persib tetap sama: memenangkan seluruh laga tersisa dan memastikan trofi juara kembali berlabuh ke Bandung.
Dengan dukungan Bobotoh yang terus menyala, mental bertanding yang terjaga, serta ketajaman lini depan yang mulai menemukan ritme terbaik, Persib kini menatap duel kontra Persija dengan satu misi besar: melangkah lebih dekat menuju mahkota juara Super League 2025/26.
“Saya tidak peduli tentang kritik. Sejujurnya, saya tidak suka berbicara tentang statistik. Tapi saya memulai 17 pertandingan dan mencetak 16 gol. Saya mencetak gol hampir setiap 100 menit. Tentu selalu ada ruang untuk menjadi lebih baik, tapi fokus saya hanya pada pertandingan berikutnya,” kata striker Prancis ini.




