Home Sport Bojan Hodak: Persib Lebih Besar dari Pelatih dan Pemain Mana Pun, Saya...

Bojan Hodak: Persib Lebih Besar dari Pelatih dan Pemain Mana Pun, Saya Butuh Sedikit Istirahat

Bojan Hodak: Persib Lebih Besar dari Pelatih dan Pemain Mana Pun, Saya Butuh Sedikit Istirahat.-Instagram Persib-

RADARCIAMIS.COM— Bojan Hodak tinggalkan warisan emas di Persib Bandung dengan 3 kali juara berturut-turut. Namun mulai musim depan, Bojan Hodak tak mengisi posisi pelatih kepala Persib Bandung.

Posisi pelatih kepala Persib Bandung akan diisi asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic, tangan kanannya dalam 2 musim terakhir.

Meski dia tak lagi berada di posisi pelatih kepala Persib Bandung, kata Bojan Hodak Persib lebih besar dari pelatih dan pemain mana pun.

Persib Bandung baru saja menorehkan sejarah baru dalam perjalanan sepak bola Indonesia.

BACA JUGA: Berkah, 3 Office Boy dan 5 Satpam Persib Kurban di GBLA, Ini Daftar Nama-Namanya

Klub berjuluk Pangeran Biru itu menjadi tim pertama yang mampu meraih tiga gelar juara kasta tertinggi nasional secara beruntun sejak era Liga Indonesia bergulir.

Di balik pencapaian monumental tersebut, berdiri sosok Bojan Hodak, pelatih asal Kroasia yang sukses membawa Persib memasuki era keemasan baru.

Namun, perjalanan Hodak bersama Maung Bandung kini memasuki babak akhir setelah posisinya sebagai pelatih kepala dipastikan akan digantikan asistennya, Igor Tolic, mulai musim depan.

Dalam testimoninya usai mengantar Persib Bandung menciptakan sejarah, Hodak menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah hasil kerja satu individu.

Bojan Hodak menilai pencapaian tiga gelar beruntun lahir dari kekompakan seluruh elemen klub yang bekerja dengan visi yang sama sejak dirinya pertama kali datang ke Bandung.

Menurut Bojan Hodak, dirinya merasa beruntung karena langsung menemukan lingkungan kerja yang solid ketika bergabung dengan Persib Bandung.

Ia melihat seluruh unsur klub mampu membangun kerja sama yang sehat sehingga fondasi menuju gelar pertama hingga ketiga dapat tercipta secara konsisten.

“Saya beruntung saat pertama kali tiba di sini, saya menemukan sekelompok orang yang sangat baik di dalam klub. Tiba-tiba semua orang mulai bekerja sama dan begitulah cara kami memenangkan trofi pertama dan kedua,” kata Bojan Hodak dalam testimoninya.

Meski demikian, Bojan Hodak mengakui musim terakhir menjadi periode paling berat sepanjang kiprahnya bersama Persib Bandung.

Perombakan skuad dalam skala besar membuat tim harus membangun ulang chemistry di tengah persaingan yang semakin ketat.

Tercatat, Persib Bandung mengganti 23 pemain dari total 31 anggota skuad. Situasi tersebut membuat tantangan semakin kompleks, terlebih ketika sejumlah rival seperti Borneo FC dan Persija Jakarta melakukan investasi besar demi memburu gelar juara.

Namun di tengah tekanan tersebut, Hodak justru berhasil membawa Persib Bandung tetap tampil konsisten dan mengumpulkan poin tertinggi dalam tiga musim terakhir.

Baginya, keberhasilan mempertahankan dominasi di tengah ketatnya kompetisi menjadi pencapaian yang sangat spesial.

Dalam perjalanannya bersama Persib Bandung, Bojan Hodak juga menyoroti loyalitas luar biasa Bobotoh yang menurutnya menjadi salah satu alasan utama mengapa klub ini berkembang menjadi kekuatan besar di Asia Tenggara.

Ia menilai besarnya nama Persib Bandung tidak hanya dibangun oleh prestasi, tetapi juga oleh dukungan fanatik suporternya.

Bojan Hodak menegaskan bahwa Persib akan selalu lebih besar dibanding siapa pun, baik pelatih maupun pemain.

Ia percaya regenerasi akan terus berjalan, sementara klub tetap berdiri kokoh dengan identitas dan kekuatan suporternya.

“Klub ini lebih besar daripada pelatih manapun atau pemain manapun. Akan selalu ada pemain dan pelatih baru, namun klub akan tetap terus berjalan dengan baik,” ujar Bojan Hodak.

Pelatih berusia 55 tahun itu juga memberikan apresiasi tinggi kepada Bobotoh atas sikap dewasa yang ditunjukkan pada laga terakhir musim ini.

Menurutnya, atmosfer pertandingan berlangsung sangat kondusif tanpa gangguan petasan maupun aksi pitch invasion yang selama ini kerap menjadi sorotan dalam sepak bola nasional.

Bagi Bojan Hodak, perubahan atmosfer tersebut menjadi sinyal positif bagi masa depan sepak bola Indonesia.

Ia menilai kenyamanan dan keamanan stadion merupakan fondasi penting agar sepak bola dapat dinikmati seluruh kalangan, termasuk keluarga.

Tugas Baru Bojan Hodak di Persib

Meski meninggalkan kursi pelatih kepala, Bojan Hodak memastikan hubungannya dengan PERSIB belum benar-benar berakhir.

Dalam peran barunya sebagai penasihat teknik, ia mengaku masih akan berada di sekitar klub sambil mengambil jeda sejenak dari rutinitas lapangan hijau karena alasan pribadi.

Ia menegaskan tetap siap membantu manajemen kapan pun dibutuhkan, terutama untuk memberikan masukan terkait aspek-aspek yang masih bisa dikembangkan demi menjaga Persib tetap berada di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Kepergian Bojan Hodak dari kursi pelatih kepala bukan sekadar pergantian posisi di ruang taktik.

Ia meninggalkan warisan besar berupa mental juara, stabilitas tim, dan sejarah yang kemungkinan akan sangat sulit diulang dalam waktu dekat.