RADARCIAMIS.COM— Karena kontraknya habis, kiper yang tahan imbang Persib di GBLA musim Super League 2025/2026 tinggalkan klub lamanya, Arema FC.
Lucas Frigeri tinggalkan Arema FC setelah 2 musim membela Singo Edan.
Perjalanan Lucas Frigeri bersama Arema FC akhirnya resmi mencapai garis akhir setelah berakhirnya kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Manajemen klub memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan penjaga gawang asal Brasil tersebut usai kontraknya selesai pada 25 Mei 2026.
BACA JUGA: Berkah, 3 Office Boy dan 5 Satpam Persib Kurban di GBLA, Ini Daftar Nama-Namanya
Perpisahan itu menandai berakhirnya dua musim penuh cerita antara Lucas Frigeri dan Arema FC.
Selama berseragam Singo Edan, kiper berusia 36 tahun tersebut tampil dalam 59 pertandingan dan menjadi salah satu sosok penting di bawah mistar gawang tim asal Malang itu.
Bukan hanya karena sederet penyelamatan krusial yang kerap dilakukannya, Lucas juga dikenal sebagai figur yang membawa ketenangan, kepemimpinan, dan loyalitas di ruang ganti maupun di lapangan.
Kehadirannya menjadi bagian penting dalam perjalanan Arema FC dalam beberapa musim terakhir.
Dari banyak momen yang tercipta, satu kenangan paling melekat di benak Aremania hadir pada final Piala Presiden 2024 saat Arema FC menghadapi Borneo FC.
Dalam pertandingan yang berlangsung penuh tekanan tersebut, duel harus ditentukan melalui babak adu penalti.
Pada momen dramatis itu, Lucas Frigeri tampil sebagai algojo terakhir.
Sang penjaga gawang sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna dan memastikan Arema FC keluar sebagai juara.
Aksi tersebut menjadi salah satu adegan paling emosional karena seorang kiper tampil sebagai penentu kemenangan timnya di partai final.
Trofi Piala Presiden 2024 kemudian menjadi salah satu warisan prestasi terbaik yang berhasil dipersembahkan Lucas selama membela Arema FC.
Hingga kini, momen tersebut masih menjadi bagian spesial dalam perjalanan klub dan kenangan manis bagi para pendukung setia Singo Edan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar yang telah diberikan Lucas selama dua musim terakhir.
Manajemen klub menilai dedikasi, kerja keras, dan profesionalisme sang pemain menjadi bagian penting dalam perjalanan tim.
“Manajemen Arema FC mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi besar yang telah diberikan Lucas Frigeri selama dua musim bersama tim,” ujar General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi.
Pihak klub juga turut mendoakan kelancaran perjalanan karier Lucas Frigeri di klub berikutnya.
Meski kebersamaan telah berakhir, Arema FC berharap sang pemain tetap menjadi sosok inspiratif di dunia sepak bola.
Sebelum pengumuman resmi dirilis klub, Lucas lebih dulu menyampaikan salam perpisahan melalui akun media sosial pribadinya.
Dalam pesan tersebut, ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh elemen klub, mulai dari manajemen, rekan setim, hingga Aremania yang terus memberikan dukungan selama dirinya berada di Malang.
Perpisahan Lucas Frigeri bukan sekadar berakhirnya kontrak seorang pemain.
Lebih dari itu, kepergian sang kiper menjadi penutup perjalanan emosional seorang figur yang pernah menjadi pahlawan di bawah mistar dan meninggalkan jejak mendalam di hati publik Stadion Kanjuruhan.





