Home Sport Comeback Heroik Persib Tumbangkan Persija 2-1, Sihir Adam Alis Bawa Persib Kokoh...

Comeback Heroik Persib Tumbangkan Persija 2-1, Sihir Adam Alis Bawa Persib Kokoh di Puncak Klasemen

Comeback Heroik Persib Tumbangkan Persija 2-1, Sihir Adam Alis Bawa Persib Kokoh di Puncak Klasemen. -Persib-

RADARCIAMIS.COM— Persib tumbangkan Persija 2-1 dalam El Clasico melalui 2 gol Adam Alis. Sihir Adam Alis bawa Persib kokoh di puncak klasemen Super League 2025/2026.

Comeback heroik Persib tumbangkan Persija 2-1 karena sebelumnya sempat tertinggal lebih dulu, Persib Bandung menunjukkan mental juara lewat dua gol Adam Alis, sementara penampilan gemilang Teja Paku Alam menjadi benteng kokoh yang memupus harapan Persija.

Persib Bandung kembali memperlihatkan karakter sebagai kandidat kuat juara Super League 2025/2026.

Dalam duel panas bertajuk klasik kontra Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026), Maung Bandung sukses membalikkan keadaan dan menutup laga dengan kemenangan dramatis 2-1.

BACA JUGA: Kenaikan Retribusi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya Tuai Protes, Pedagang Mengaku Kian Terhimpit

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin.

Lebih dari itu, hasil tersebut semakin menegaskan posisi Persib di puncak klasemen sementara dengan koleksi 75 poin dari 32 pertandingan, sekaligus memastikan langkah Persija terhenti dalam perburuan trofi musim ini.

Laga berjalan dengan tensi tinggi sejak awal. Persija tampil agresif dan lebih dulu memecah kebuntuan pada menit ke-19 melalui Alaaeddine Ajarie.

Gol tersebut sempat membuat Persib berada dalam tekanan, terlebih Macan Kemayoran mampu menguasai ritme permainan pada fase awal pertandingan.

Namun, tim asuhan Bojan Hodak menunjukkan respons luar biasa. Ketenangan, efektivitas serangan, dan mentalitas pantang menyerah menjadi pembeda.

Adam Alis tampil sebagai motor kebangkitan sekaligus pahlawan kemenangan setelah mencetak dua gol dalam rentang 10 menit.

Gol penyeimbang lahir pada menit ke-28, memulihkan kepercayaan diri skuad Pangeran Biru.

Momentum itu terus dijaga hingga Adam kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-38, membawa Persib berbalik unggul 2-1 sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Persib memilih bermain lebih sabar sambil menjaga keseimbangan permainan.

Meski demikian, Persija terus menggempur pertahanan Maung Bandung dengan intensitas tinggi demi mengejar gol penyama kedudukan.

Gelombang serangan demi serangan datang silih berganti. Fabio Calonego sempat mengancam lewat sepakan keras, disusul peluang beruntun dari Alaaeddine Ajarie dan Eksel Runtukahu.

Namun, di tengah derasnya tekanan, Persib memiliki sosok pembeda di bawah mistar.

Teja Paku Alam tampil bak tembok kokoh.

Kiper andalan Persib itu melakukan serangkaian penyelamatan penting yang menjaga keunggulan timnya tetap aman.

Refleks cepat, positioning yang presisi, hingga ketenangan membaca arah bola membuat upaya Persija berkali-kali menemui jalan buntu.

Di pinggir lapangan, Bojan Hodak juga menunjukkan kecermatan membaca situasi.

Sejumlah pergantian pemain dilakukan untuk menjaga intensitas permainan, termasuk memasukkan Layvin Kurzawa, Eliano Reijnders, Sergio Castel, hingga Beckham Putra Nugraha demi menambah energi baru di tengah tekanan lawan.

Persib sempat mendapat cobaan ketika Kurzawa mengalami cedera menjelang akhir pertandingan dan harus ditarik keluar. Namun, soliditas permainan tetap terjaga.

Bahkan saat Persija melancarkan tekanan habis-habisan pada menit-menit akhir, termasuk melalui peluang Allano dan Bruno Tubarao di masa injury time, lini belakang Persib tetap mampu bertahan.

Pada akhirnya, peluit panjang menjadi penanda kemenangan penting Maung Bandung—sebuah kemenangan yang lahir dari semangat bangkit, efektivitas memanfaatkan peluang, dan ketangguhan bertahan saat berada di bawah tekanan.

Di Samarinda, Persib tak hanya memenangkan pertandingan. Mereka mengirim pesan kuat kepada para pesaing: jalan menuju gelar juara masih berada dalam kendali Maung Bandung.