
RADARCIAMIS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menjalankan program Sekolah Manusia Unggul atau Sekolah Maung pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMKN tahun 2026.
Program tersebut disiapkan sebagai sekolah khusus bagi siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik.
Sekolah Maung juga disebut menjadi program unggulan daerah untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas.
Untuk wilayah Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XIII yang mencakup Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran, terdapat empat sekolah yang ditunjuk sebagai pelaksana program.
Sekolah tersebut yakni SMAN 1 Ciamis, SMAN 1 Banjar, SMAN 1 Parigi Pangandaran dan SMKN 1 Pangandaran.
Pendaftaran Dilakukan Secara Online
Pendaftaran Sekolah Maung dilakukan secara daring melalui aplikasi resmi Sekolah Maung: https://maung.spmb.jabarprov.go.id.
Calon peserta didik yang dapat mengikuti pendaftaran merupakan lulusan SMP/MTs sederajat yang telah menerima akun pendaftaran pada 18 sampai 22 Mei 2026.
Adapun jadwal pendaftaran dibuka pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026.
SMAN 1 Ciamis Siapkan Kuota 384 Siswa
Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Ciamis Jaen menjelaskan sekolahnya membuka kuota khusus Sekolah Maung untuk 384 siswa kelas X.
Kuota tersebut terdiri dari 12 rombongan belajar. Setiap kelas nantinya diisi 32 siswa. Pendaftaran dilakukan secara online dan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 8 Juni 2026.
Menurutnya, SMAN 1 Ciamis menjadi satu-satunya Sekolah Maung tingkat SMA di Kabupaten Ciamis.
Dia menerangkan seluruh lulusan SMP/MTs sederajat dapat mendaftar selama memiliki prestasi akademik maupun nonakademik. Dalam program ini tidak tersedia jalur afirmasi maupun zonasi.
Tiga Jalur Penerimaan Sekolah Maung
Sekolah Maung membuka tiga jalur penerimaan siswa baru.
1. Jalur Potensi Akademik
Kuota jalur ini sebesar 10 persen.
2. Jalur Kompetensi Akademik
Jalur ini memiliki kuota paling besar, yakni 70 persen.
3. Jalur Kompetensi Nonakademik
Kuotanya mencapai 20 persen.
Syarat Pendaftaran Sekolah Maung
Calon peserta didik wajib memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya merupakan lulusan SMP/MTs tahun berjalan atau tahun sebelumnya. Usia pendaftar maksimal 21 tahun per 1 Juli 2026.
Peserta jalur kompetensi akademik juga wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Selain itu, calon siswa harus berdomisili di kabupaten atau kota di Jawa Barat minimal satu tahun. Bukti domisili menggunakan kartu keluarga dan KTP.
Pendaftar pun wajib melampirkan surat rekomendasi dari sekolah asal yang menerangkan bahwa siswa memiliki prestasi dan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Nilai Rapor dan Prestasi Jadi Penilaian Utama
Untuk jalur potensi akademik, peserta harus memiliki IQ minimal 130 berdasarkan hasil asesmen psikolog resmi atau psikolog perguruan tinggi terakreditasi.
Sementara jalur kompetensi akademik mensyaratkan nilai rata-rata rapor semester 1 sampai 5 minimal 85.
Peserta juga dapat melampirkan sertifikat prestasi seperti Olimpiade Sains Nasional tingkat provinsi atau lebih tinggi.
Pada jalur nonakademik, peserta minimal memiliki rata-rata rapor 80. Prestasi di bidang olahraga, seni, keagamaan, dan keterampilan lain menjadi nilai tambah.
Pengalaman organisasi seperti OSIS dan kepramukaan juga dapat dilampirkan dalam proses seleksi.
Sistem Belajar Full Day School
SMAN 1 Ciamis menyebut sistem pembelajaran Sekolah Maung akan berbeda dibanding sekolah reguler.
Kurikulum yang diterapkan merupakan gabungan kurikulum nasional yang diperkuat dengan kurikulum Cambridge dan muatan kearifan lokal.
Kegiatan belajar berlangsung dengan sistem full day school mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Siswa juga tetap masuk pada Sabtu untuk kegiatan kokurikuler.
Sekolah juga merencanakan kegiatan camping beberapa kali dalam satu tahun.
Disiapkan Masuk Kampus Dalam dan Luar Negeri
Program Sekolah Maung diarahkan untuk mempersiapkan lulusan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.
Pihak sekolah menyebut target jangka panjangnya yakni mendorong lulusan masuk ke puluhan perguruan tinggi negeri dan kampus luar negeri mulai tahun 2029.
Dalam proses pembelajaran nanti, kegiatan belajar tidak hanya melibatkan guru sekolah. Sejumlah dosen dari perguruan tinggi juga direncanakan ikut mengajar melalui kerja sama pendidikan.
Guru Akan Mengikuti Asesmen
Untuk mendukung program tersebut, kualitas tenaga pengajar akan diperkuat.
Guru-guru di SMAN 1 Ciamis nantinya mengikuti asesmen guna menyesuaikan standar pembelajaran Sekolah Maung.
Sementara terkait kemungkinan kontribusi tambahan dari orang tua siswa, pihak sekolah menyebut pembahasan resmi masih belum dilakukan.




