Home Nasional Sambut Lonjakan Penumpang Bogor Line, KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor

Sambut Lonjakan Penumpang Bogor Line, KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor

KAI perpanjang peron Stasiun Bogor untuk sambut lonjakan penumpang Bogor Line. -Pojoksatu-

RADARCIAMIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan revitalisasi di Stasiun Bogor. Salah satunya adalah memperpanjang peron.

Revitalisasi dilkaukan untuk mendukung operasional Commuter Line dengan 12 kereta dalam satu rangkaian atau SF12.

Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan pertumbuhan jumlah pelanggan di lintas Bogor Line (Commuter Line).

Dengan kapasitas lebih besar, jumlah penumpang dalam satu perjalanan diharapkan meningkat dan distribusi pengguna menjadi lebih merata.

Mobilitas Penumpang Terus Meningkat

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia Anne Purba menjelaskan Bogor Line menjadi salah satu lintas tersibuk di wilayah Jabodetabek.

Menurut Anne, kenaikan jumlah pengguna perlu diimbangi dengan kesiapan fasilitas stasiun dan pola operasional perjalanan.

Hal itu penting agar pelayanan kepada pelanggan tetap optimal.

Saat ini frekuensi perjalanan Commuter Line di Stasiun Bogor mencapai 392 perjalanan setiap hari kerja.

Sementara pada akhir pekan terdapat 373 perjalanan per hari. Tingginya frekuensi tersebut membuat aktivitas pelanggan di stasiun sangat padat.

Data KAI menunjukkan jumlah pelanggan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada periode Januari hingga April 2026, jumlah pelanggan yang melakukan gate in di Stasiun Bogor mencapai 6.140.074 orang. Sedangkan gate out tercatat 5.959.832 pelanggan.

Sepanjang 2025, volume gate in mencapai 18.199.619 pelanggan. Sementara gate out sebanyak 18.171.350 pelanggan.

Angka itu lebih tinggi dibandingkan 2024 yang mencatat gate in 17.124.802 pelanggan dan gate out 17.276.284 pelanggan.

Pengguna Bogor Line Tembus 155 Juta

Pertumbuhan juga terjadi pada jumlah pengguna Bogor Line secara keseluruhan. Pada 2022 tercatat 102 juta pelanggan. Jumlah itu naik menjadi 133 juta pelanggan pada 2023.

Kemudian pada 2024 meningkat menjadi 145,9 juta pelanggan. Sementara sepanjang 2025 mencapai lebih dari 155 juta pelanggan.

Adapun selama Januari hingga April 2026, jumlah pelanggan Bogor Line sudah mencapai 51,8 juta pengguna.

Tingginya mobilitas tersebut menunjukkan Commuter Line masih menjadi transportasi utama masyarakat perkotaan.

Anne menyebut operasional rangkaian 12 kereta akan membantu meningkatkan kapasitas angkut dalam satu perjalanan.

Dengan begitu, kepadatan penumpang terutama saat jam sibuk dapat dikurangi.

Kanopi Baru dan Penyesuaian Jalur

Selain memperpanjang peron, revitalisasi juga mencakup penyesuaian jalur dan pembangunan kanopi baru di peron jalur 6, 7, dan 8.

Kanopi tersebut dirancang terhubung langsung dengan area selasar stasiun.

Tujuannya untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan saat menunggu kereta maupun berpindah jalur, terutama ketika hujan atau cuaca panas.

Saat ini pekerjaan revitalisasi memasuki tahap pemasangan ulang tiang Listrik Aliran Atas (LAA) dan pembangunan calon peron baru. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada Juli 2026.

Rekayasa Arus Penumpang Selama Revitalisasi

Selama proses revitalisasi berlangsung, KAI dan KAI Commuter melakukan penyesuaian pola operasional serta alur pelayanan pelanggan.

Pengaturan arus penumpang dilakukan untuk menjaga keamanan dan kelancaran mobilitas di area stasiun.

Petugas juga terus memberikan informasi perjalanan kepada pelanggan.

Untuk mendukung akses penumpang, disiapkan area pedestrian sementara di sisi selasar stasiun.

Rekayasa arus penumpang juga diterapkan pada jam sibuk.

Pelanggan yang menuju Hall Barat diarahkan melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang.

Sebagian penumpang lainnya diarahkan menuju Hall Taman Topi dan Pintu Timur Stasiun Bogor.

Anne mengatakan pengembangan fasilitas pelayanan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan kereta dan pelanggan.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf atas penyesuaian layanan selama revitalisasi berlangsung serta mengimbau pelanggan mengikuti arahan petugas di area stasiun.