RADARCIAMIS.COM— Hanya butuh imbang lawan Persijap, Persib Bandung diminta hindari euforia demi kunci gelar BRI Super League 2025/2026.
Persib Bandung berada di ambang sejarah besar. Maung Bandung hanya membutuhkan satu poin saat menghadapi Persijap Jepara pada laga terakhir BRI Super League 2025/26 untuk memastikan gelar juara tiga musim beruntun.
Pertandingan penentuan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu, 23 Mei 2026.
Jika berhasil meraih poin, pesta juara pun dipastikan berlangsung di hadapan puluhan ribu Bobotoh yang memadati stadion kebanggaan warga Bandung itu.
BACA JUGA: Cetak 21 Gol, Striker Masa Depan Persib Kaindra Nabil Bersinar Menjadi yang Terbaik
Meski peluang juara terbuka sangat lebar, kubu Persib Bandung memilih tetap menahan diri dari euforia berlebihan.
Asisten pelatih Igor Tolic menegaskan perjuangan tim belum selesai sepenuhnya.
Menurut Igor Tolic, kemenangan dramatis atas PSM Makassar pada pekan sebelumnya menjadi bukti bahwa para pemain memiliki mentalitas pantang menyerah hingga peluit akhir dibunyikan.
Ia berharap karakter kuat tersebut kembali muncul saat menghadapi Persijap di laga penentuan.
Igor Tolic menilai trofi liga memang sudah semakin dekat dengan genggaman Persib Bandung, tetapi seluruh elemen tim tetap harus menjaga fokus penuh sampai kompetisi benar-benar berakhir.
Ia berharap skuad Maung Bandung mampu kembali meraih hasil positif agar misi mempertahankan gelar dapat terwujud sempurna.
“Saya harap kami bisa mempertahankan ini di pertandingan berikutnya (vs Persijap) karena ini belum selesai. Seperti yang saya katakan juga kemarin, ini tidak akan selesai sampai akhir. Jadi, saya berharap kami bisa meraih hasil yang baik di pertandingan berikutnya dan menjuarai liga,” kata Igor Tolic.
Sikap serupa juga disampaikan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat H Umuh Muchtar.
Wa Haji Umuh meminta para pemain tidak terlena dengan kemenangan penting di Parepare yang membuat posisi PERSIB semakin nyaman di puncak klasemen.
Umuh mengingatkan bahwa peluang juara memang sudah sangat besar, tetapi situasi masih bisa berubah jika tim kehilangan fokus pada laga terakhir.
Ia menilai kekalahan di kandang sendiri justru bisa menjadi bumerang yang menghancurkan seluruh kerja keras tim sepanjang musim.
Menurut Umuh, Persib Bandung tetap harus tampil menyerang dan memburu kemenangan meski hasil imbang sudah cukup untuk mengunci gelar.
Ia ingin para pemain mempersembahkan permainan terbaik yang menghibur Bobotoh sekaligus memastikan trofi juara diraih dengan cara yang meyakinkan.
Ancaman bagi Persib Bandung memang masih terbuka secara matematis.
Maung Bandung bisa gagal berpesta apabila kalah dari Persijap, sementara di pertandingan lain Borneo FC mampu meraih kemenangan atas Malut United.
Karena itu, laga di GBLA dipastikan akan berlangsung penuh tensi. Di satu sisi, Persib Bandung ingin menuntaskan musim dengan kemenangan dan mencetak sejarah juara tiga kali beruntun.
Di sisi lain, Bobotoh berharap momen pesta juara kali ini benar-benar terjadi di Kota Bandung, bukan lagi di luar kandang seperti musim-musim sebelumnya.
“Saya juga bilang kepada para pemain, semua jangan dulu euforia karena kita belum selesai. Walaupun ini sudah 90% atau 99%, kita masih ada tanda berbahaya. Tanda berbahaya kalau kita kalah itu sangat fatal ya,” kata H Umuh Muchtar.



