RADARCIAMIS.COM— Syukuran penuh keakraban di Tanjungsari, Sumedang menjadi momentum doa dan harapan untuk masa depan Pangeran Biru saat HUT ke-78 H Umuh Muchtar.
Suasana hangat, khidmat, dan sarat nuansa kekeluargaan mewarnai peringatan hari ulang tahun ke-78 Manajer Persib H Umuh Muchtar di kediamannya di kawasan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Selasa, 2 Juni 2026.
Momen ulang tahun H Umuh Muchtar tersebut menjadi ajang berkumpulnya keluarga besar, jajaran manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), perwakilan tim, hingga sejumlah tokoh masyarakat yang selama ini memiliki kedekatan dengan sosok yang akrab disapa Pak Haji.
Perayaan sederhana namun penuh makna itu diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kesehatan, panjang umur, serta dedikasi yang terus ditunjukkan H Umuh dalam mengawal perjalanan Persib Bandung.
BACA JUGA: Kata-Kata Perpisahan Layvin Kurzawa dengan Persib Bandung: Aku Mencintai Kalian, Bobotoh!
Kebersamaan yang terjalin dalam acara tersebut mencerminkan kuatnya ikatan emosional yang selama ini terbangun antara Umuh, keluarga besar klub, dan masyarakat sekitar.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan kue ulang tahun.
Dalam suasana penuh haru, Umuh menyerahkan potongan kue pertama kepada sang istri sebagai simbol rasa syukur dan penghormatan atas perjalanan hidup yang telah dilalui bersama.
Memasuki usia ke-78 tahun, kebahagiaan terpancar jelas dari wajah pria yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh di balik perjalanan Pangeran Biru.
Kedekatannya dengan para pemain, staf tim, hingga Bobotoh menjadikan Umuh bukan sekadar manajer, melainkan sosok yang memiliki peran penting dalam menjaga harmoni dan semangat di lingkungan klub.
Dalam sambutannya, H Umuh mengungkapkan rasa syukur karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk terus berkarya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini datang dari keluarga, manajemen, pemain, serta seluruh Bobotoh yang senantiasa memberikan semangat dalam setiap langkah pengabdiannya bersama Persib Bandung.
Ucapan selamat dan doa terbaik pun mengalir dari berbagai elemen tim.
Kehadiran para tamu yang memenuhi kediamannya menjadi bukti besarnya penghormatan terhadap sosok yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Di tengah persaingan kompetisi yang semakin ketat, keberadaan Umuh dinilai tetap menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas internal tim.
Dengan pengalaman, komitmen, dan kedekatan yang dimilikinya dengan seluruh elemen klub, harapan besar terus disematkan agar Persib Bandung mampu mempertahankan tradisi prestasi serta menjaga konsistensi sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola nasional.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Allah SWT karena di usia 78 tahun ini masih diberikan kesehatan, umur panjang, dan dikelilingi oleh keluarga serta orang-orang tercinta,” ujar H Umuh Muchtar.
“Terima kasih atas segala doa dan dukungan yang tiada henti dari keluarga, manajemen, pemain, dan seluruh Bobotoh,” ucapnya.
Perayaan ulang tahun ke-78 ini bukan sekadar penanda bertambahnya usia, tetapi juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang pengabdian H Umuh Muchtar yang hingga kini masih menjadi salah satu pilar penting di balik kokohnya fondasi Persib Bandung.



