RADARCIAMIS.COM – DPRD Jawa Barat menyampaikan 83 rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Kota Bandung, Senin 11 Mei 2026.
Rekomendasi tersebut disampaikan Wakil Ketua Pansus XIII DPRD Jawa Barat Hasim Adnan.
Menurutnya, sejumlah sektor strategis masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
DPRD Jawa Barat menyoroti sektor pembangunan manusia. Perhatian utama diarahkan pada indikator pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Pada bidang kesehatan, angka kematian ibu melahirkan dan kematian balita dinilai masih perlu ditekan.
Pemerataan akses layanan kesehatan juga dianggap belum optimal di sejumlah daerah.
Masalah stunting pun masih menjadi tantangan besar. DPRD Jawa Barat menilai penanganannya perlu dilakukan lebih terintegrasi antarinstansi dan program pemerintah.
Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah
Dalam sektor infrastruktur, kondisi jalan di Jawa Barat disebut mengalami perkembangan.
Meski demikian, pemerataan pembangunan jalan masih perlu ditingkatkan.
Peningkatan kualitas infrastruktur dinilai penting untuk mendukung konektivitas wilayah dan pemerataan pembangunan antar daerah di Jawa Barat.
Ketenagakerjaan dan Pendidikan Vokasi
DPRD Jawa Barat juga menyoroti sektor kesejahteraan sosial, terutama bidang ketenagakerjaan.
Penguatan tenaga kerja dinilai perlu dilakukan melalui sinkronisasi pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Selain itu, pendidikan vokasi, pelatihan kerja, serta sertifikasi kompetensi juga harus diperkuat.
Kemitraan industri dan hubungan industrial yang kondusif turut menjadi perhatian dalam rekomendasi tersebut.
Lingkungan Hidup Jadi Sorotan
Aspek lingkungan hidup turut mendapat perhatian DPRD Jawa Barat.
Persoalan pengelolaan sampah, kualitas air, dan kualitas udara dinilai masih membutuhkan penanganan lebih komprehensif.
DPRD Jawa Barat juga menyoroti alokasi anggaran sektor lingkungan hidup yang hanya sekitar 0,4 persen.
Anggaran tersebut dinilai perlu dievaluasi agar pembangunan berkelanjutan dapat berjalan lebih serius.
Hasim Adnan menyampaikan, pembangunan Jawa Barat ke depan perlu diarahkan pada penguatan kualitas kebijakan dan program yang lebih terukur, berdampak, serta berkelanjutan.
Dia juga menegaskan pentingnya penguatan perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan agar kesejahteraan masyarakat serta daya saing daerah terus meningkat.
DPRD Minta Tim Khusus Dibentuk
DPRD Jawa Barat meminta pemerintah daerah menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang telah disampaikan.
Mekanisme monitoring dan evaluasi juga diminta dibuat lebih jelas dan sistematis.
Evaluasi LKPJ Tahun Anggaran 2025 dinilai harus menjadi momentum perbaikan arah pembangunan daerah.
Kebijakan pembangunan ke depan diharapkan lebih berorientasi pada keadilan sosial, pengurangan kesenjangan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
DPRD Jawa Barat juga meminta Gubernur Jawa Barat membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut sebagai bahan perbaikan pada tahun berikutnya.
Di akhir penyampaiannya, Hasim Adnan menyampaikan pesan tentang pentingnya perbaikan dari waktu ke waktu.
Dia berharap kepemimpinan Jawa Barat ke depan mampu membawa perubahan yang lebih baik demi mewujudkan Jawa Barat Istimewa.



