RADARCIAMIS.COM— Persib bidik Three-Peat di GBLA saat menjalani laga terakhir di Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara.
Kini Bobotoh menghitung detik-detik Persib Three-Peat di GBLA dan berada di ambang sejarah baru.
Maung Bandung hanya membutuhkan kemenangan pada laga terakhir Super League 2025/26 untuk memastikan gelar juara ketiga secara beruntun atau three-peat.
Misi besar itu akan ditentukan saat menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.
BACA JUGA: Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 Diumumkan, Simak Juga Pemain Norwogia, Jerman dan Brasil
Atmosfer optimisme menyelimuti skuad Pangeran Biru menjelang laga penentuan tersebut.
Tren positif di kandang menjadi modal penting bagi Persib untuk menutup musim dengan sempurna di hadapan ribuan Bobotoh.
Pelatih Persib Bojan Hodak, memastikan mayoritas pemain berada dalam kondisi siap tempur.
Meski demikian, timnya dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh setelah kehilangan dua pemain penting, yakni Marc Klok akibat akumulasi kartu kuning dan Layvin Kurzawa yang masih dibekap cedera.
Bojan Hodak menjelaskan kondisi skuad secara umum cukup baik. Ia mengungkapkan Kurzawa belum siap dimainkan, sementara Klok harus menepi karena hukuman akumulasi kartu.
Di luar dua nama tersebut, seluruh pemain disebutnya siap tampil menghadapi Persijap.
“Semua orang baik-baik saja. Kurzawa absen karena belum siap untuk pertandingan ini. Marc (Klok) juga absen karena mendapat akumulasi kartu kuning. Tapi selain mereka, semua siap untuk pertandingan,” kata Hodak, Jumat 22 Mei 2026.
Absennya dua pemain inti tidak membuat kepercayaan diri Persib menurun.
Bojan Hodak menegaskan, target timnya dalam setiap pertandingan selalu sama, yakni meraih kemenangan, apalagi ketika bermain di kandang sendiri.
Pelatih asal Kroasia itu menilai timnya tengah berada dalam momentum positif.
Kepercayaan diri pemain dinilai meningkat seiring hasil apik dalam beberapa laga terakhir.
Bahkan, antusiasme pemain untuk tampil pada laga penentuan disebut begitu tinggi hingga dirinya merasa lebih perlu menenangkan skuad dibanding memberi motivasi tambahan.
Di sisi lain, Persijap Jepara datang ke Bandung dengan ambisi besar menggagalkan pesta juara tuan rumah.
Pelatih Persijap, Mario Lemos, menegaskan timnya tetap memburu hasil maksimal meski menghadapi tekanan besar di markas Persib Bandung.
Lemos menilai mentalitas timnya tidak akan berubah menghadapi laga sarat gengsi tersebut.
Ia mengisyaratkan pendekatan permainan Persijap akan serupa dengan strategi saat sukses menahan imbang Borneo FC Samarinda pada pertandingan sebelumnya.
Menurutnya, mungkin akan ada beberapa penyesuaian komposisi pemain, tetapi karakter permainan dan semangat bertanding timnya tetap dipertahankan.
Persijap disebut tetap ingin bersaing dan berusaha membawa pulang hasil terbaik dari Bandung.
Pelatih asal Portugal tersebut juga menegaskan timnya tidak menganggap duel melawan Persib Bandung sebagai laga yang berbeda dibanding pertandingan lain.
Ia memastikan para pemain tetap menjalani persiapan dengan pendekatan yang sama tanpa tekanan berlebihan.
Pertandingan ini dipastikan menjadi laga penuh tensi. Di satu sisi, Persib Bandung memburu sejarah three-peat di depan publik sendiri.
Sementara di sisi lain, Persijap datang dengan tekad merusak pesta sekaligus membuktikan diri mampu bersaing melawan kandidat juara.





