Home Gaya Hidup Tips Mengolah Sate Kambing Idul Adha agar Empuk dan Tidak Bau

Tips Mengolah Sate Kambing Idul Adha agar Empuk dan Tidak Bau

Simak tips mengolah sate kambing Idul Adha agar empuk dan tidak bau. -ChatGPT-

RADARCIAMIS.COM – Momen Idul Adha identik dengan pembagian daging kurban, termasuk daging kambing.

Banyak masyarakat memilih mengolah daging kambing menjadi sate untuk dinikmati bersama keluarga saat Lebaran Kurban.

Namun, mengolah sate kambing tidak selalu mudah. Jika kurang tepat, daging bisa terasa alot dan menimbulkan bau prengus yang cukup menyengat.

Karena itu, penting mengetahui cara mengolah daging kambing agar hasil sate lebih empuk dan lezat.

BACA JUGA: Unpad Luncurkan Beasiswa Guru, Buka Kesempatan Kuliah Magister, Pendaftaran Dibuka Hingga Juli 2026

Mengutip Cookpad, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan saat mengolah sate kambing seperti dilansir Disway.id, Kamis 21 Mei 2026.

1. Hindari Daging Terkena Air

Daging kambing sebaiknya tidak terkena air sebelum dimasak.

Proses pencucian justru dapat meningkatkan aroma prengus pada daging. Peralatan atau wadah yang basah juga sebaiknya dihindari.

Kelembapan berlebih bisa membuat bau kambing semakin kuat.

2. Pisahkan Lemak dari Daging

Bagian lemak menjadi salah satu sumber aroma khas kambing.

Karena itu, daging sebaiknya dipisahkan terlebih dahulu dari lemak sebelum diolah menjadi sate.

Cara ini membantu mengurangi bau yang muncul saat proses pembakaran.

3. Gunakan Rempah dan Bumbu Aromatik

Aroma kambing bisa diminimalkan dengan tambahan bumbu dan rempah.

Lemon atau jeruk nipis dapat digunakan saat marinasi untuk membantu mengurangi bau.

BACA JUGA: Sambut Long Weekend, Kereta Cepat Whoosh Tambah Jadwal hingga Malam Hari

Selain itu, penggunaan bawang, ketumbar, jahe, dan rempah aromatik lain membuat rasa sate lebih nikmat.

4. Jangan Cuci Daging Setelah Dipotong

Mencuci daging setelah dipotong dapat membuat tekstur menjadi kaku dan berkerut.

Sebagai gantinya, daging bisa digantung beberapa saat agar darah menetes keluar.

Cara lain yang dapat dilakukan yakni merebus sebentar daging untuk membantu membersihkan kotoran.

5. Marinasi agar Daging Lebih Empuk

Marinasi menjadi salah satu cara membuat sate kambing lebih empuk.

Beberapa bahan yang bisa digunakan antara lain yogurt, baking soda, nanas, atau daun pepaya yang sudah diremas.

Bahan tersebut membantu melunakkan serat daging sebelum dibakar.

6. Rendam Daging dengan Bumbu

Sebelum dibakar, daging kambing sebaiknya direndam terlebih dahulu dalam bumbu.

Saat proses pembakaran setengah matang, sate dapat dicelupkan kembali ke bumbu kecap lalu dibakar ulang hingga matang sempurna.

BACA JUGA: Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Tasikmalaya Kembali Telat, DPRD Desak Disdikbud Maksimalkan Dana BTT

Cara tersebut membantu rasa bumbu lebih meresap ke dalam daging.

Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban

Selain cara mengolah sate kambing, masyarakat juga perlu mengetahui pembagian daging kurban yang sesuai syariat.

Mengutip Badan Amil Zakat Nasional, terdapat tiga golongan yang berhak menerima daging kurban.

1. Shohibul Qurban

Orang yang berkurban atau shohibul qurban berhak menerima sebagian daging kurban.

Dalam ajaran Islam, pemilik kurban diperbolehkan mengambil sepertiga bagian untuk dikonsumsi sendiri.

Namun, daging, kulit, maupun bagian lain hewan kurban tidak boleh diperjualbelikan.

2. Tetangga dan Kerabat

Daging kurban juga dapat dibagikan kepada tetangga, teman, dan kerabat.

Pembagian tetap diperbolehkan meski penerima tergolong mampu secara ekonomi.

Tujuannya untuk mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan saat Idul Adha.

BACA JUGA: Astra Honda Dream Cup 2026 Digelar di Tasikmalaya, Catat Jadwal dan Lokasinya

3. Fakir Miskin

Golongan fakir miskin menjadi pihak utama yang berhak menerima daging kurban.

Pembagian ini sesuai tujuan ibadah kurban, yakni membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kurban nazar, seluruh daging wajib dibagikan kepada fakir miskin dan orang yang berkurban tidak diperbolehkan mengambil bagiannya.