Home Gaya Hidup Tips Cara Menyimpan Daging dan Jeroan Kurban agar Tetap Aman dan Awet...

Tips Cara Menyimpan Daging dan Jeroan Kurban agar Tetap Aman dan Awet Menurut Ahli

Ahli dari IPB University membagikan cara aman menyimpan daging dan jeroan kurban. -Disway.id-

RADARCIAMIS.COM – Daging kurban saat Idul Adha biasanya diterima dalam jumlah cukup banyak. Karena tidak seluruhnya langsung dimasak, penyimpanan yang benar menjadi hal penting agar kualitas daging tetap terjaga.

Dosen Divisi Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan IPB University Dr Tuti Suryati membagikan sejumlah tips penanganan daging dan jeroan kurban.

Seperti dikutip dari Disway.id, Tuti mengatakan tahap awal yang perlu dilakukan ialah memisahkan daging dan jeroan. Langkah ini penting untuk menjaga kebersihan dan mengurangi risiko kontaminasi.

Dr Tuti menjelaskan jeroan sebaiknya tidak dicampur dengan daging. Kandungan mikroba pada jeroan lebih tinggi sehingga dapat mempercepat kerusakan daging bila disimpan bersama.

BACA JUGA: Job Fair Ciamis 2026 Dibuka Gratis, Ada 5.499 Lowongan Kerja dari 22 Perusahaan, Catat Lokasi dan Waktunya!

Daging dan jeroan juga perlu dibersihkan menggunakan air bersih. Pembersihan dilakukan terutama jika masih ada tanah, rumput, pasir atau kotoran lain yang menempel. Setelah dicuci, daging harus ditiriskan hingga permukaannya tidak lagi berair.

Simpan Sesuai Porsi Kebutuhan

Daging yang sudah bersih dianjurkan dikemas berdasarkan kebutuhan masak. Misalnya per 250 gram atau 500 gram.

Pengemasan sebaiknya memakai plastik transparan yang tidak berbau. Cara ini memudahkan penyimpanan sekaligus mengurangi pemborosan saat akan dimasak.

Untuk jeroan, Dr Tuti menyarankan agar dimasak terlebih dahulu sebelum dibekukan di freezer.

Freezer Jadi Pilihan Terbaik

Daging kurban dapat langsung dimasak atau disimpan di kulkas maupun freezer. Namun, penyimpanan beku dinilai lebih aman untuk menjaga kualitas daging lebih lama.

Olahan daging juga bisa dibekukan sesuai porsi makan keluarga. Saat akan dimasak kembali, proses pencairan harus dilakukan dengan benar.

BACA JUGA: Daftar Minuman Penurun Kolesterol yang Cocok Disajikan saat Idul Adha

Cara Thawing Daging yang Aman

Proses thawing atau mencairkan daging beku dapat dilakukan di dalam kulkas. Cara lain ialah merendam daging dalam air dingin tanpa membuka kemasan.

Selain itu, daging juga bisa dicairkan menggunakan microwave atau papan besi khusus yang higienis.

Dr Tuti mengingatkan agar masyarakat tidak mencairkan daging pada suhu ruang tanpa kemasan. Daging yang sudah dicairkan juga tidak dianjurkan dibekukan kembali.

Tips Aman Menyimpan Daging Kurban

1. Jangan Campur Daging dan Jeroan

Jeroan memiliki lebih banyak mikroba. Penyimpanan terpisah membantu menjaga kualitas daging lebih lama.

2. Pisahkan Area Bersih dan Kotor

Panitia kurban perlu memisahkan area penyembelihan, pemotongan, hingga pengemasan agar daging tidak mudah terkontaminasi.

3. Bersihkan Sebelum Disimpan

Periksa kondisi daging sebelum masuk freezer. Bersihkan darah atau kotoran yang masih menempel lalu tiriskan.

4. Segera Simpan di Freezer

Daging yang terlalu lama berada di suhu ruang lebih cepat rusak, terutama saat cuaca panas.

5. Distribusi Harus Cepat

Pembagian daging kurban idealnya dilakukan maksimal empat jam setelah penyembelihan agar kualitas tetap terjaga.

Kondisi Hewan Juga Berpengaruh

Pakar dari IPB University, Dr Baihaqi, menjelaskan bahwa kondisi hewan sebelum disembelih ikut menentukan kualitas daging.

Hewan yang mengalami stres akibat perjalanan panjang atau kekurangan pakan cenderung menghasilkan daging lebih keras dan mudah rusak.

Dalam kondisi tertentu, lembaga kurban dapat membuat produk olahan seperti rendang, abon, atau dendeng kaleng.

Cara tersebut memang membutuhkan biaya lebih besar. Namun, masa simpan produk menjadi lebih panjang dan distribusi manfaat bisa lebih luas.

Dr Baihaqi menilai penanganan daging yang baik juga menjadi bagian dari tanggung jawab dalam beribadah.