RADARCIAMIS.COM – Keberadaan tikus di rumah tidak bisa dianggap sepele. Selain merusak perabot, hewan ini juga berisiko membawa penyakit berbahaya termasuk Hantavirus.
Penularan virus ini dapat terjadi saat seseorang tanpa sengaja menghirup partikel udara yang terkontaminasi kotoran, urine, atau air liur tikus. Risiko kesehatan keluarga pun meningkat jika rumah tidak terjaga kebersihannya.
Kasus hantavirus sempat menjadi sorotan dunia. Beberapa penumpang dilaporkan meninggal dalam insiden di kapal pesiar MV Hondius saat berlayar di Samudra Atlantik.
Laporan tersebut ditindaklanjuti oleh World Health Organization dengan investigasi lanjutan. Pemeriksaan laboratorium dan analisis epidemiologi dilakukan. Koordinasi antarnegara juga difasilitasi untuk penanganan penumpang.
Sementara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menjelaskan bahwa hantavirus berasal dari kelompok virus yang ditularkan oleh rodensia seperti tikus dan mencit.
Infeksi ini dapat menyerang paru-paru. Penularan terjadi melalui aerosol yang mengandung partikel virus dari kotoran atau cairan tubuh hewan tersebut.
Dua tipe utama penyakit ini dikenal, yaitu HFRS dan HPS. HPS disebut dapat memicu gangguan paru-paru yang cukup berat.
Pentingnya Menjaga Kebersihan Rumah
Pencegahan dapat dilakukan sejak dini. Kebersihan rumah harus dijaga secara rutin. Lingkungan yang bersih akan mengurangi peluang tikus bersarang.
Langkah sederhana ini sering diabaikan. Padahal dampaknya cukup besar terhadap kesehatan keluarga.
5 Cara Ampuh Mencegah Tikus Masuk Rumah
1. Tutup Semua Celah Masuk
Celah kecil bisa dimanfaatkan tikus untuk masuk. Lubang di dinding atau lantai perlu ditutup rapat. Bahan logam disarankan digunakan karena lebih kuat. Sisa celah bisa ditutup dengan perekat silikon.
2. Hilangkan Area Kotor dan Berantakan
Area kotor sering dijadikan sarang. Ruangan harus dijaga tetap rapi. Sisa makanan perlu segera dibuang. Bahan makanan sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat.
3. Rutin Membersihkan Dapur
Dapur menjadi sumber makanan bagi tikus. Kebersihan area ini harus diperhatikan. Jadwal pembersihan rutin perlu diterapkan agar tidak ada remah makanan tersisa.
4. Gunakan Minyak Pepermint
Minyak pepermint bisa dimanfaatkan sebagai pengusir alami. Kapas yang telah diberi minyak diletakkan di area rawan. Aroma kuatnya tidak disukai tikus.
5. Semprotkan Cuka Putih
Larutan cuka dan air bisa digunakan sebagai pengusir. Cairan ini disemprotkan di sudut ruangan. Bau menyengatnya dapat mengganggu indra penciuman tikus.
Risiko penularan penyakit dari tikus tidak boleh diremehkan. Upaya pencegahan harus dilakukan secara konsisten. Rumah yang bersih dan tertutup rapat akan lebih aman dari gangguan tikus.
Langkah sederhana bisa memberikan perlindungan besar bagi kesehatan keluarga.



