
RADARCIAMIS.COM – Kementerian Agama melantik 16.138 PNS (pegawai negeri sipil) formasi 2024. Prosesi pelantikan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Jakarta, Kamis 21 Mei 2026.
Kegiatan dilakukan secara langsung dan daring dengan dihadiri jajaran pimpinan Kementerian Agama dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN).
PNS yang dilantik terdiri dari 8.025 laki-laki dan 8.113 perempuan. Sebanyak 312 peserta mengikuti pelantikan secara langsung. Sementara 15.826 lainnya mengikuti secara daring dari satuan kerja masing-masing.
Formasi tersebut meliputi 6.152 calon guru, 1.370 calon dosen, 3.048 calon penghulu, 1.705 calon penyuluh dan 3.863 jabatan fungsional lainnya.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama memperkuat tata kelola ASN yang profesional, adaptif dan berbasis merit untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PNS yang baru saja dilantik.
Dia mengingatkan bahwa tantangan sebenarnya sebagai aparatur negara dimulai setelah resmi menjadi ASN (aparatur sipil negara).
Menurut Nasaruddin, para pegawai harus menyiapkan mental dan komitmen kuat untuk menjalani pengabdian jangka panjang sebagai abdi negara.
ASN Diminta Jaga Integritas dan Profesionalitas
Menag menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalitas dan komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Dia juga meminta ASN muda Kementerian Agama menerapkan budaya kerja kementerian dan mendukung berbagai program prioritas.
Program tersebut mencakup penguatan kerukunan umat, cinta kemanusiaan, ekoteologi hingga digitalisasi tata kelola pemerintahan.
Nasaruddin menilai ASN Kemenag harus memiliki kemampuan teknologi sekaligus mampu memberikan pelayanan yang ramah dan cepat kepada masyarakat.
Pemanfaatan AI Harus Disertai Berpikir Kritis
Dalam arahannya, Menag turut menyoroti penggunaan artificial intelligence atau AI dalam birokrasi pemerintahan.
Dia menjelaskan AI dapat membantu mempercepat pekerjaan administrasi dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Namun, penggunaan teknologi tetap harus dibarengi kemampuan berpikir kritis dan integritas yang kuat.
Menurutnya, kemampuan berpikir kritis tetap menjadi keterampilan utama ASN meski teknologi semakin berkembang.
Selain itu, Nasaruddin mengingatkan pentingnya karakter ASN Kemenag yang dirangkum dalam nilai ISTIQAMAH.
Nilai tersebut meliputi ikhlas, sabar, tawadu, ikhsan, qanaah, amanah, mukmin, akhlak, dan hikmah.
Seleksi CPNS Dilakukan Transparan dan Berbasis Merit
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin menjelaskan bahwa proses seleksi CPNS formasi 2024 dilakukan secara kompetitif dan transparan.
Menurutnya, pengadaan ASN Kemenag bertujuan mencetak pegawai profesional dan berintegritas yang sejalan dengan nilai BerAKHLAK.
Kamaruddin menilai seleksi CPNS bukan sekadar membuka lapangan pekerjaan. Proses tersebut juga menjadi tahapan untuk menyiapkan pelaksana program prioritas Kementerian Agama.
Kepala BKN Ingatkan ASN Utamakan Pelayanan
Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakrulloh menyebut Kementerian Agama sebagai instansi dengan jumlah ASN terbesar di Indonesia.
Dia meminta para PNS baru menjaga nama baik ASN dan institusi tempat bekerja. Zudan juga mengingatkan pentingnya konsep pelayanan 4K Pro Masyarakat.
Konsep itu mencakup kecepatan layanan, kemudahan layanan, kemanfaatan kebijakan hingga terciptanya kebahagiaan masyarakat.




