Home Daerah Ini Harga Hewan Kurban di Kabupaten Tasikmalaya Jelang Iduladha 2026, Ada Kenaikan...

Ini Harga Hewan Kurban di Kabupaten Tasikmalaya Jelang Iduladha 2026, Ada Kenaikan di Banding Tahun Lalu

Ini Harga Hewan Kurban di Kabupaten Tasikmalaya Jelang Iduladha 2026, Ada Kenaikan di Banding Tahun Lalu. -Diki Setiawan / Radar Tasikmalaya Group-

RADARCIAMIS.COM— Harga hewan kurban di Kabupaten Tasikmalaya mengalami kenaikan jelang Idul Adha 2026.

Dinas Pertanian juga memastikan sapi, kambing, dan domba yang dijual pedagang dalam kondisi sehat serta layak disembelih untuk kebutuhan kurban masyarakat.

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya terus menggencarkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di berbagai lapak peternakan yang tersebar di sejumlah kecamatan menjelang Iduladha 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat berada dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat untuk disembelih.

Pemeriksaan dilakukan langsung oleh petugas kesehatan hewan yang turun ke lapangan untuk mengecek kondisi fisik ternak, mulai dari sapi, kambing, hingga domba.

Hewan yang dinyatakan sehat kemudian diberi stiker khusus sebagai penanda layak kurban.

Petugas Tenaga Keswan, Epul, menjelaskan bahwa tim kesehatan hewan telah bergerak ke berbagai titik penjualan hewan kurban di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi langkah penting agar masyarakat merasa aman saat membeli hewan kurban.

Ia menyebutkan, selain pemeriksaan fisik, petugas juga memberikan stiker layak kurban kepada hewan yang telah memenuhi standar kesehatan.

Salah satu wilayah yang telah menjalani pemeriksaan intensif adalah Kecamatan Manonjaya, dengan ratusan sapi, kambing, dan domba telah diperiksa secara menyeluruh.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Asep Yanto Risdiyanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sedikitnya 60 lapak atau kandang pedagang hewan kurban telah didatangi petugas.

Menurut Asep, mayoritas hewan kurban yang diperiksa berada dalam kondisi sehat.

Meski demikian, petugas masih menemukan beberapa ternak yang menunjukkan gejala kurang sehat saat pemeriksaan berlangsung.

Ia menjelaskan, hewan yang mengalami gangguan kesehatan telah mendapatkan penanganan dari pemilik maupun pedagang.

Berdasarkan hasil identifikasi lanjutan, sebagian ternak yang sebelumnya sakit kini sudah memasuki masa pemulihan.

Di sisi lain, Asep juga mengungkapkan adanya kenaikan harga hewan kurban jenis kambing dan domba dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan informasi dari para pedagang, harga hewan kurban kini mengalami peningkatan rata-rata ratusan ribu rupiah.

Harga kambing dan domba yang sebelumnya berkisar Rp2,5 juta kini naik menjadi sekitar Rp2,7 juta hingga Rp3 juta per ekor.

Kenaikan tersebut disebut dipengaruhi meningkatnya permintaan menjelang Iduladha.

Untuk harga sapi kurban, Asep menilai masih relatif stabil. Kenaikan yang terjadi disebut masih dalam batas wajar seperti tren tahunan menjelang Hari Raya Iduladha.

“Adanya kenaikan harga hewan kurban dari tahun lalu berdasarkan informasi dari sebagian besar penjual hewan kurban domba/kambing yang sudah dikunjungi. Biasanya Rp 2,5 juta naik ada Rp 2,7 hingga Rp 3 juta,” tambah Asep.